Ketika Gagal Dalam Bisnis, Apakah Lanjut atau Berhenti ?

Ketika Gagal Dalam Bisnis, Apakah Lanjut atau Berhenti ?
Gagal adalah kendala yang sering dialami oleh para pebisnis terutama pebisnis pemula yang masih minim pengalaman. Kegagalan memang akan menyakitkan dan menjadi sebuah momok menakutkan ketika akan membangun bisnis yang baru. jika anda saat ini sedang mengalami kegagalan, ya ini hal yang wajar karena tidak ada manusia yang sempurna dan bisa saja sedikit kesalahan dapat menggagalkan sebuah bisnis. Yang terpenting adalah anda jujur kepada diri anda dan intropeksi diri apakah yang membuat bisnis tersebut gagal. Karena dengan belajar anda akan lebih baik lagi kedepannya dalam menjalankan bisnis lainnya. Karena kegagalan bukan untuk dihayati, namun dipelajari agar tidak mengalaminya lagi. Beberapa penyebab kegagalan dalam bisnis akan kita bahas dibawah ini, dan mungkin saja anda merasakan salah satunya.

  • Manajemen yang buruk. Penyebab kegagalan yang paling sering adalah dikarenakan manajemen perusahaan yang buruk perlu diakui bahwa manajemen sangat berperan penting dalam operasional bisnis. Biasanya kegagalan ini dimulai dari tidak adanya business plan ataupun tidak realistis atau tidak dapat menjalakan plan dengan baik, kemudian juga karena kurang baiknya pengendalian sumber daya manusia dan pengendalian keuangan perusahaan. Jika penyebabnya dikarenakan oleh manajemen yang kurang baik, maka anda perlu mengubah manajemen anda dan mengisi bangku dengan orang-orang yang mengerti dan paham agar anda memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan bisnis.
  • Alasan bisnis yang salah. Dalam berbisnis tentunya setiap orang memiliki alasannya sendiri-sendiri. yang utama tentu beralasan untuk mendapatkan uang sebanyak-banyakanya dan dapat hidup nikmat. Namun jika anda hanya berfikir untuk mendapatkan uang, maka anda bisa saja dibutakan oleh uang  dan menjadi serakah. Ada 3 alasan menjalankan bisnis yang harus ada dibenak anda, sepeti passion, kuat mental, dan belajar bangkit dari kegagalan.
  • Tidak efisien. Efektif ataupun efisien sama dan saling berkaitan, efektif berhubungan dengan waktu yang dijalankan dalam operasional dan efisien berhubungan dengan biaya yang dikeluarkan selama operasional. Tidak efektif mungkin saja hanya akan memperlambat operasional, namun jika tidak efisien bisa saja membuat bisnis yang anda jalankan bangkrut karena biaya produksi yang terlalu besar yang tidak seimbang dengan penghasilan dari penjualan. Perbaiki sistem harga produksi anda agar anda tidak gagal lagi dikemudian hari dengan merencanakan dengan baik.
  • Ekpansi yang terlalu luas. Memang bisnis yang sudah stabil bisa mendirikan cabangnya ke beberapa daerah. Namun jika disebar atau diekpansi maka fokus yang awalnya hanya pada satu bidang bisnis, malah akan terpecah-pecah. Semakin luas ekspansi yang anda lakukan akan semakin membuat bisnis anda terpuruk karena lemahnya fokus anda.

Jika sudah gagal tentu penyesalan akan pertama menghampiri anda. Wajar saja, namun jangan terlalu lama menyesal karena waktu yang ada hanya terbuang percuma. Bangkitlah dan perbaiki kesalah yang ada. Dan selalu ingat bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Dan ini sama seperti dalam bisnis, tidak ada yang dapat selalu berhasil, dan setiap perusahaan pasti memiliki hambatannya sendiri-sendiri. Dengan begitu perusahaan tersebut akan selalu belajar dari kesalahan dan selalu dapat bekerja lebih keras lagi. Selain itu juga anda perlu jujur pada diri sendiri dengan mengintropeksi diri dimana kesalahan anda berada dan belajar untuk memperbaiki kesalahan tersebut agar tidak dapat terulang kembali.
Newest
Previous
Next Post »